NABIRE - Bertempat di Kantor KPU Kabupaten Nabire, Sabtu (15/3) pukul 12.00 Wit, 12 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu Tahun 2014 di wilayah Kabupaten Nabire, melakukan penandatanganan deklarasi damai kampanye Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014. Penandatanganan deklarasi tersebut dilakukan ketua-ketua Parpol atau perwakilan dari Parpol Peserta Pemilu. Disaksikan KPU Kabupaten Nabire, Panwaslu Kabupaten Nabire, Muspida Kabupaten Nabire dan masyarakat. Dalam penandatanganan deklarasi damai kampanye Pemilu DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014, ada 7 poin penting yang harus dijalankan dan dilaksanakan oleh semua Caleg Parpol. Antara lain, pertama, melaksanakan kampanye Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 secara jujur, adil, tertib, aman, damai dan berkualitas berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, saling menghormati keberadaan dan kebebasan masing-masing peserta kampanye dan senantiasa menghindar segala motif bentuk kekerasan dan menjauhi praktik politik uang. Ketiga, menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi dengan musyawarah/mufakat atau dengan prosedur dan mekanisme hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Empat, melaksanakan kegiatan kampanye senantiasa menyampaikan visi, misi dan program akan disamapikan dengan cara yang sopan, tertib, mendidik, bijak dan beradab, serta tidak provokatif. Lima, melaksanakan kegiatan kampanye mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya masyarakat kabupaten Nabire demi terciptanya suasana aman, tentram dan tertib. Enam, dalam melaksanakan kegiatan kampanye sanggup melaksanakan tim Kampanye dan masa pendukung masing-masing partai politik untuk tidak membawa senjata tajam atau alat-alat yang dapat mebahayakan bagi orang lain, dan atau diri sendiri, serta tidak melibatkan anak di bawah umur. Tujuh, dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 apapun hasinya, siap menang dan siap kalah dengan semangat kompetisi yang sehat dan demokratis. Sementara itu, Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Tahun 2014 merupakan tahun politik, terutama di wilayah Kabupaten Nabire. Dirinya berharap, semua Parpol dapat menjalankan dan menjunjung tinggi aturan yang telah ditetapkan dalam Pemilu Tahun 2014. Dirinya juga meminta kepada KPU Nabire, agar tetap menjalankan semua tahapan Pemilu Legislatif Tahun 2014 sesuai aturan. “Dalam menjalankan semua tahapan Pemilu, KPU harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI/Polri, agar dalam menjalankan semua tahapan, Nabire tetap aman, damai dan tertib. Begitupun, Caleg-caleg yang ikut dalam Pemilu Legislatif, terutama bagi Caleg DPR-RI dan DPRP Provinsi, agar tetap jalan pada aturan. Ikuti semua tahapan dengan baik. Dan saya minta ketegasan KPU Kabupaten Nabire, kalau ada yang melanggar, baik partai atau Caleg, KPU harus tegas. Dan saya minta kepada Kapolres, agar mengambil tindakan,” tuturnya. Kata bupati, menjelang Pemilu Legislatif 2014, banyak permainan politik yang kurang baik dan sengaja digembar-gemborkan oleh sekelompok orang atau oknum tertentu. Dirinya meminta agar, siapapun yang ingin mengacaukan Nabire, agar ditindak tegas. Nabire harus dijaga, supaya aman, damai, sehingga masyarakat tidak merasa cemas. Khusus untuk Parpol yang akan berkompetisi pada Pemilu 2014 di wilayah Kabupaten Nabire, agar tetap berkomitmen untuk siap kalah dan siap menang. Jika ingin menang dan berhasil, harus main dengan pola yang jujur, benar, supaya masyarakat mengerti. Semua Parpol yang ikut dalam Pemilu Legislatif 2014, berhak untuk memainkan perannya sebagai Parpol, tetapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Yang paling penting adalah, selama Pemilu berlangsung Nabire dalam keadaan aman dan terkendali, sehingga tidak ada yang membuat keributan dan kekacauan.“Dan tanggal 9 April nanti, semua pilihan akan dikembalikan ke masyarakat yang memilih. Karena, masyarakat yang mempunyai hak untuk memilih, siapa yang dia inginkan menjadi Anggota DPR,” pungkasnya. (cad)