NABIRE – Guna mengamankan jalannya tahapan dan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada Pilkada Serentak tahun 2018 ini dan mengingat berdasarkan kerawanan pelaksanaan demokrasi di wilayah hukum Kepolisian Resor, Polda Papua, mencakup dua (2) kabupaten, jajaran Polres Nabire menurunkan kekuatan penuh. Artinya, seperti terang Kapolres Nabire AKBP Sony Sanjaya, S.Ik, melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) AKP (senior) Helmy Tamaela, S.Ik, kepada media ini usai simulasi Pilgub Papua, Kamis kemarin, untuk mengamankan tahapan dan jalannya proses Pilgub Papua di Wilkum Nabire, mencakup Dogiyai, Polres Nabire akan menurunkan kekuatan penuh anggota yang ada di jajaran, yang dulu disebut Polres Paniai itu. Jelas mantan Kasat Reskrim Polres Nabire ini, berdasarkan pengalaman Pilkada 2012 dan 2017 kemarin tingkat keamanan cukup tinggi, dengan demikian dalam Pilgub Papua ini jajaran Polres Nabire akan sertakan sekitar 450 personil. Sebanyak mungkin akan dilibatkan dan disiapkan dalam rangka pola pengamanan jalannya Pilgub Papua ini. “Bisa dikatakan kekuatan penuh untuk ditempatkan di beberapa titik dan TPS yang ada di 2 kabupaten di Wilkum Nabire ini. Semoga dari kekuatan yang ada dibantu dengan TNI dan dibackup dari Satuan Brimob dapat mengamankan jalan pesta demokrasi di Papua tersebut,” pungkasnya.(wan)