NABIRE - Kepolisian Resor (Polres) Nabire bersama jajaran TNI dari Kodim dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), serta Satgas Operasi Damai Cartenz, menggelar patroli gabungan berskala besar dengan melibatkan 100 personel. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (20/10/2026).

Apel patroli gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., setelah pelaksanaan apel kesiapan patroli bersama. Personel gabungan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan menyambangi titik-titik keramaian, termasuk pasar tradisional serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, mengatakan patroli bersama ini merupakan langkah preventif untuk memantau perkembangan situasi keamanan secara langsung sekaligus mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas.

“Kami bersama rekan-rekan dari Kodim, Lanal, Satgas Ops Damai Cartenz, dan staf Polres Nabire melaksanakan patroli rutin bersama untuk memantau perkembangan situasi di lapangan terkait dinamika Kamtibmas,” ujar Samuel usai memimpin apel patroli gabungan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memantau dinamika perkembangan situasi di daerah, termasuk dalam konteks evaluasi kepemimpinan Presiden Republik Indonesia selama dua tahun terakhir.

Menurutnya, kondisi keamanan di Kabupaten Nabire hingga saat ini tetap terpelihara dengan aman dan kondusif. Karena itu, sinergi antara TNI-Polri dan unsur pengamanan lainnya terus diperkuat untuk mempertahankan situasi tersebut.

Samuel menegaskan, patroli gabungan tidak hanya berfokus pada pemantauan kondisi di lapangan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Pada intinya, kami berharap situasi Kamtibmas ini tetap berjalan aman seperti saat ini, supaya tidak ada gangguan-gangguan yang dapat mengganggu atau menimbulkan dampak negatif bagi keamanan di Nabire,” tegasnya.

Mengakhiri keterangannya, Kapolres Nabire mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya pemeliharaan keamanan serta berperan aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga Kabupaten Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah tetap menjadi wilayah yang aman, damai dan nyaman bagi seluruh warga.

“Mari kita bergandengan tangan menjaga keamanan, kedamaian dan kenyamanan di Kabupaten Nabire,” pungkasnya. (luk)