NABIRE - Dari jumlah 190 murid di SMA N 6 Nabire yang terletak di Kampung Biha Distrik Makimi, kini sudah ada 60% yang telah mengikuti kegiatan suntikan vaksin. Sisanya dijadwalkan pada pekan ini akan mengikuti vaksin yang akan terpusat di Puskesmas Lagari dengan pengawalan ketat dari dewan guru.

Keterlambatan vaksin murid SMAN 6 ini, bukan disengaja oleh pihak sekolah. Tetapi hingga saat ini belum ada orang tua murid yang mengembalikan surat dukungan vaksin.

Untuk itu diharapkan pada pekan ini semua murid sudah harus divaksin.  Sebab saat ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka sudah berlangsung, namun dengan sistim ganjil genap.

“Kami ingin KBM tatap muka 100%, namun belum semua orang tua murid mengembalikan surat persetujuan,” kata Kepala Sekolah SMAN 6 Nabire, Klemens Raya kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu di Lagari.

Dan hingga saat ini selaku kepala sekolah dan dewan guru tidak tinggal diam. Tetapi terus berupaya membangun hubungan dan kerja sama secara langsung ke orang tua murid. Agar bagi siswa/siswi yang belum divaksin tetap akan mengikuti program vaksin. Karena vaksin ini bertujuan untuk menambah daya tahan tubuh agar anak terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Untuk itu selaku pihak dekolah bukan saja membangun hubungan dan kerja sama dengan orang tua. Tetapi melalui komite dan juga pihak petugas kesehatan dan juga masyarakat.

Sebab hingga saat ini dengan beredarnya informasi-informasi hoax, membuat masyarakat takut dan tidak mau memberikan ijin untuk anaknya divaksin. Sehingga pihaknya membutuhkan adanya kerja sama dengan semua pihak.(des)