NABIRE – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH menegaskan jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Meki Nawipa saat melantik dan mengambil sumpah/janji lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Senin (14/9/2026).

Kelima pejabat yang dilantik yakni Elieser Yogi, S.STP., M.Si sebagai Kepala Bapperida Papua Tengah; Albertus Adii, ST., M.Si sebagai Kepala Badan Kesbangpol; Denci Meri Nawipa, S.IP., MM sebagai Kepala BKPSDM; Dr. Tumiran, S.Sos., M.AP sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan; serta Ewonggen Kogeya, S.Th., M.AP sebagai Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah.

Pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang berlangsung cukup panjang dan dilakukan melalui mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Gubernur Meki Nawipa mengatakan seluruh tahapan pengisian jabatan telah dilaksanakan secara transparan dan melalui mekanisme yang ketat. Salah satunya Uji Kompetensi yang telah memperoleh rekomendasi resmi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Surat Nomor 42931/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 26 Agustus 2026.

Menurutnya, proses tersebut dilakukan untuk memastikan pejabat yang menduduki posisi strategis di lingkungan Pemprov Papua Tengah memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan serta kemampuan manajerial yang sesuai dengan tuntutan jabatan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula hanya perpindahan atau pengisian jabatan. Pelantikan adalah pemberian amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, kepada masyarakat, dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegas Meki Nawipa dalam sambutannya.

Ia menekankan, posisi Pimpinan Tinggi Pratama memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Mereka dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintahan ke dalam program serta kebijakan yang konkret, terukur dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua Tengah.

“Segera pahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, lakukan konsolidasi internal, bangun komunikasi dan koordinasi yang erat antarperangkat daerah, serta pastikan seluruh program kerja berjalan efektif dan tepat sasaran,” pesan gubernur.

Meki juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dan sinergi antar-OPD. Menurutnya, tantangan pembangunan Papua Tengah tidak dapat diselesaikan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat pemerintahan.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi, tim asesor, BKN dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengisian jabatan hingga pelantikan dapat terlaksana.

“Selamat dan sukses kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. Tingkatkan terus kinerja, jaga kebersamaan dan sinergi dalam pelaksanaan tugas untuk kemajuan Provinsi Papua Tengah yang kita cintai,” ujar Meki.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua MRP Papua Tengah, Wakil Ketua DPR Papua Tengah, Wakil Gubernur Papua Tengah, Pj. Sekretaris Daerah Papua Tengah, para pimpinan OPD, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala Biro, rohaniwan serta tamu undangan lainnya. (ppn)