NABIRE - Jelang Natal tahun 2017 dan persiapan memasuki tahun baru 2018, Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire akan mengundang beberapa instansi teknis, yakni Perum Bulog, Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pertamina dan sejumlah distributor barang yang ada di wilayah hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire.Dengan adanya undangan bagi instansi teknis dan distributor ini agar mereka memberikan masukan tentang tanggung jawab menyampaikan stok kebutuhan masyarakat jelang natal dan persiapan tahun baru 2018 itu aman atau tidak untuk kebutuhan umat Kristiani dari natal hingga tahun baru dan kita harapkan laporan stok aman itu harus berlaku tiga bulan kedepan.Demikian terang Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire Bambang Agus W kepada Papuapos Nabire, Jumat pekan lalu di ruang kerjanya seraya menambahkan, sementara bagi semua distributor yang ada di Nabire tugasnya memberikan masukan soal stok barang campuran dan juga bisa bertahan untuk tiga bulan mendatang.Kehadiran instansi terkait bersama distributor–distributor dalam pertemuan tersebut yang semuanya harus dipastikan soal stok barang untuk tiga bulan mendatang, karena akan berpengaruh terhadap harga barang jelang natal dan tahun baru.Karena tugasnya pemerintah hanya mengawasi pendistribusian barang dan stok yang tersedia, selain itu pemerintah juga wajib melihat stok barang yang ada di gudang masing-masing distributor dan terkait kenakan barang di pasar.Kini pemerintah daerah juga telah membangun hubungan kerja sama langsung dengan daerah produksi barang dan undangan bagi para distributor yang ada, karena ditemukan pungutan–pungutan liar yang bukan datangnya dari pemerintah terhadap para pengusaha.Untuk itu, dengan maksud dari pertemuan bersama ini bersama instansi teknis dan juga para distributor agar setiap instansi punya kewajiban mengawasi arus perputaran barang akan tetapi juga kita mengawasi sama-sama adanya pungutan liar yang dapat membebankan para pengusaha.(des)