Kodim 1705 Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD di SMA Negeri 1 Wanggar
Pasipers Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf La Samute, mengatakan kegiatan sosialisasi penting dilakukan untuk memberikan gambaran awal kepada para siswa-siswi, sekaligus mendorong mereka mempersiapkan diri sejak dini.

NABIRE - Kodim 1705 Nabire terus memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai peluang pengabdian melalui jalur militer. Sosialisasi penerimaan dan seleksi calon prajurit TNI AD Gelombang I Tahun 2027 digelar bagi para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kabupaten Nabire, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wanggar. Sosialisasi bertujuan memberikan informasi mengenai tahapan penerimaan prajurit TNI AD, mulai dari persyaratan, proses seleksi hingga pendidikan pembentukan bagi calon prajurit yang dinyatakan lulus.
Pasipers Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf La Samute, mengatakan kegiatan sosialisasi penting dilakukan untuk memberikan gambaran awal kepada para siswa-siswi, sekaligus mendorong mereka mempersiapkan diri sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi untuk memotivasi para siswa-siswi, khususnya di SMAN 1 Wanggar, agar mereka tertarik dan paham bagaimana proses seleksi hingga pendidikan pembentukan menjadi anggota TNI,” ujar Kapten Inf La Samute.
Menurutnya, pemahaman sejak awal diharapkan dapat membantu para pelajar mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi bagian dari proses seleksi, baik administrasi, kesehatan, fisik maupun mental.
Selain sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD, Kodim 1705/Nabire juga melaksanakan Asesmen Bakat Minat (ABM) bagi siswa SMA Negeri 1 Wanggar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman mengenai pilihan pendidikan dan karier, sekaligus membantu memetakan potensi, bakat dan minat peserta didik.
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wanggar, Frits Bernard Wader, S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi dan asesmen menjadi wadah penting bagi siswa/siswi dalam mengenali potensi serta merencanakan masa depan.

“Kita mendapat bantuan dan mengadakan koordinasi untuk melaksanakan sosialisasi ABM,” ujar Frits Bernard Wader.
Kegiatan di SMA Negeri 1 Wanggar diikuti secara antusias oleh siswa kelas 12.1 hingga kelas 12.6. Para siswa-siswi menerima materi mengenai rekrutmen TNI serta mengikuti rangkaian asesmen untuk mengidentifikasi bakat dan minat secara terarah.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa-siswi diharapkan memiliki informasi yang lebih jelas mengenai peluang melanjutkan pendidikan maupun membangun karier, termasuk melalui jalur militer dan bidang kedinasan lainnya. (luk)
Bagikan artikel ini



