Komunitas Ojek Jayawijaya, Siap Dukung Program Pemerintah

WAMENA - Sebanyak 21 (dua puluh satu) orang pekerja pengemudi ojek di Wamena, menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan, Senin 28/9. Pengemudi yang menerima kartu BPJS ini, sebelumnya telah mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Kordinator Ojek Jayawijaya, Wilson Paha Robert, pendaftaran anggotanya di BPJS Ketenagakerjaan ini masih akan terus dilakukan. "Ini masih tahap awal, yaitu 21 anggota Komunitas Ojek yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, selanjutnya teman lain akan menyusul mendaftar," jelas Wilson.
Lanjut Wilson, langkah ini merupakan dukungan dan komitmen dari komunitasnya, terhadap program pemerintah. "Dukungan terhadap pemerintah ini, terutama dalam bidang peningkatan kesejahteraan, perlindungan keselamatan kerja dan kepastian pengemudi ojek dalam aktivitas sehari-hari, " terang Wilson.
Dengan terdaftarnya pekerja ojek di BPJS Ketenagakerjaan ini, menegaskan bahwa mereka telah tercover asurasi/jaminan kecelakaan kerja. "Ini akan memberikan rasa aman bagi para pengemudi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan serta keselamatan dalam bekerja," tambah Wilson.
Wilson juga mengajak agar pengemudi ojek ini dapat membantu situasi kondusif, dengan mendorong anggotanya mengedepankan persatuan, toleransi, dan keselamatan berlalu lintas serta tidak melakukan tindakan yang dapat menggangu ketertiban umum.
Saat ini tercatat, ada 38 (tiga puluh delapan) pangkalan ojek di seluruh Kota Wamena, dengan jumlah anggota sebanyak 800 pengemudi ojek.
Turut hadir dalam kegiatan Deklarasi Komunitas Ojek Jayawijaya dalam mendukung program pemerintah ini, Yosafat Walela (Sekretaris Umum), Yosafat Silak (Kordinator 04) serta kordinator lainnya. (Gus)
Bagikan artikel ini



