Lanal Nabire Targetkan 200 Kantong Darah
Sebanyak 200 kantong darah ditargetkan terkumpul dari aksi donor darah yang digelar Lanal Nabire bersama TNI-Polri, RRI dan sejumlah instansi terkait. Kegiatan kemanusiaan ini diharapkan menjadi tambahan penting bagi stok darah RSUD Nabire, sekaligus membantu pasien yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.

NABIRE — Sebanyak 200 kantong darah ditargetkan terkumpul dari aksi donor darah yang digelar Lanal Nabire bersama TNI-Polri, RRI dan sejumlah instansi terkait. Kegiatan kemanusiaan ini diharapkan menjadi tambahan penting bagi stok darah RSUD Nabire, sekaligus membantu pasien yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.
Aksi sosial tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI Angkatan Laut (AL) yang berkolaborasi dengan HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (7/9/2026).
Komandan Lanal Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, S.T., M.Tr.Opsla., mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AL bersama RRI dan seluruh unsur yang terlibat terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan darah di Nabire masih cukup tinggi. Dalam kondisi tertentu, pasien maupun keluarga pasien bahkan harus mencari pendonor yang memiliki golongan darah sesuai untuk memenuhi kebutuhan transfusi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata kami kepada masyarakat. Kami berharap darah yang terkumpul nantinya dapat membantu pasien-pasien yang membutuhkan,” ujar Mario.
Ia mengatakan kepedulian terhadap kebutuhan darah bukan hanya dilakukan ketika momentum peringatan hari ulang tahun. Jajaran Lanal Nabire, kata dia, selama ini juga rutin membantu memenuhi kebutuhan stok darah di RSUD Nabire.
Dalam setiap bulan, rata-rata empat hingga lima personel Lanal Nabire secara sukarela mendonorkan darahnya, menyesuaikan kebutuhan dan golongan darah pasien.
“Ini bukan hanya dilakukan pada saat kegiatan peringatan HUT. Selama ini anggota kami juga secara rutin membantu apabila ada kebutuhan darah dari masyarakat atau pasien yang membutuhkan,” katanya.
Menurut Mario, setetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting bagi pasien yang sedang menjalani perawatan. Karena itu, kegiatan donor darah sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
Ia berharap kolaborasi antara TNI AL, RRI, TNI-Polri dan instansi terkait tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan dalam aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, stok darah di RSUD Nabire dapat terbantu dan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah bisa mendapatkan pelayanan dengan lebih cepat,” tuturnya.
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI AL dan HUT ke-81 RRI. Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan hari ulang tahun dapat diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan target 200 kantong darah, aksi tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan stok darah untuk sementara, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya kepedulian terhadap sesama. (Luk)
Bagikan artikel ini



