PLN Kenalkan Kompor Induksi, Ukkas Minta Sosialisasi Diperluas
Menurut Ukkas, pengenalan kompor induksi tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu disertai informasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai manfaat dan perbandingan penggunaan kompor listrik dengan kompor gas.

NABIRE - Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua Tengah, Ukkas, mendorong PT PLN (Persero) UP3 Nabire memperluas sosialisasi penggunaan kompor induksi kepada masyarakat.
Menurut Ukkas, pengenalan kompor induksi tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu disertai informasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai manfaat dan perbandingan penggunaan kompor listrik dengan kompor gas.
“Perlu disosialisasikan secara luas, terutama terkait biaya, keamanan dan kebersihan,” kata Ukkas saat menghadiri kegiatan Hari Pelanggan Nasional 2026 PLN UP3 Nabire di Auditorium LPP RRI Nabire, Jumat (25/9/2026).
Ia menilai masyarakat perlu mengetahui secara langsung bagaimana penggunaan kompor induksi dalam kebutuhan rumah tangga, termasuk aspek efisiensi dan kenyamanan penggunaannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari mengatakan kompor induksi berpotensi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Nabire yang selama ini bergantung pada gas untuk kebutuhan memasak.
Menurut Burhanuddin, penggunaan gas rumah tangga menjadi salah satu pengeluaran yang cukup terasa bagi masyarakat, terlebih ketika tabung gas harus kembali diisi dalam waktu relatif singkat.
Karena itu, ia berharap kehadiran kompor induksi dapat memberikan pilihan baru bagi Masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gas dalam kebutuhan rumah tangga.
“Kompor induksi ini bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat. Mudah-mudahan dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap gas,” ujar Burhanuddin.
Pengenalan kompor induksi tersebut menjadi bagian dari kegiatan Hari Pelanggan Nasional 2026 yang digelar PLN UP3 Nabire dengan mengusung tema ‘Bersinergi dan Berkolaborasi Menerangi Papua Tengah’.
Kegiatan diisi dengan temu pelanggan (customer gathering), sekaligus edukasi mengenai pemanfaatan energi listrik secara praktis, termasuk pengenalan gaya hidup berbasis listrik (electrifying lifestyle) dan penggunaan kompor induksi.
Melalui kegiatan tersebut, PLN UP3 Nabire mendorong masyarakat mengenal lebih jauh pemanfaatan listrik dalam aktivitas sehari-hari, tidak hanya sebagai sumber penerangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai kebutuhan rumah tangga.
Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat transisi energi bersih di tingkat rumah tangga, khususnya di wilayah Papua Tengah, secara aman dan efisien.
Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah dan PLN ini juga diyakini dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di masa depan. (amd)
Bagikan artikel ini



