NABIRE – Mantan Pastor Paroki Santo Antonius Padua Wonorejo Nabire yang kini menjabat sebagai Pastor Paroki Tiga Raja Timika, Pastor Benyamin Magai, Pr., menekankan pentingnya faktor keamanan dan kenyamanan di area peziarahan keagamaan.

Hal tersebut disampaikannya didampingi Pastor Paroki Wonorejo saat ini, Pastor Oktovianus, usai menghadiri acara peresmian dan pemberkatan Goa Maria Ratu Adil, Sabtu (31/10/2026).

Goa Maria Ratu Adil ini terletak di lokasi yang tidak jauh dari kompleks Biara Sugiapa, Nabire. Wilayah peziarahan ini masuk ke dalam basis binaan umat, para imam serta suster dari Kring Santo Yusuf, di bawah naungan Paroki Santo Antonius Padua Wonorejo.

Berdasarkan laporan dari Ketua Panitia Pembangunan, kompleks suci yang menjadi pusat devosi warga ini untuk sementara waktu memang belum memiliki pagar pembatas. Mengingat lokasi tersebut menjadi area perlintasan dan domisili bagi warga asal Kabupaten Intan Jaya serta Kabupaten Puncak, keberadaan pagar dinilai sangat mendesak.

Dua pastor yang hadir menegaskan bahwa pemagaran area Goa Maria ini penting agar para peziarah, kaum biarawan maupun biarawati dapat menjalankan ibadah, kontemplasi dan rangkaian tour imamat dengan penuh kekhusyukan tanpa adanya gangguan luar.

Meskipun fasilitas pagar belum rampung, panitia pembangunan bersama para pastor dan warga sekitar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran pekerja (tukang) serta dinas Pekerjaan Umum (PU). Saat ini, akses jalan sepanjang 15 kilometer dari jalan utama Wadio menuju lokasi biara tengah dalam proses penimbunan dan pengaspalan.

Infrastruktur jalan yang memadai ini diharapkan dapat mempermudah jangkauan pelayanan Paroki Santo Antonius Padua Wonorejo, yang wilayah pelayanannya dikenal cukup luas hingga mencapai kawasan Kilo Meter (KM) 100. (don)