501 Wisudawan UT Jayapura, 59 dari SALUT Nabire
Dari jumlah tersebut, Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Nabire mengirimkan 59 peserta wisuda, yang berasal dari berbagai bidang keilmuan.

JAYAPURA – Sebanyak 501 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) mengikuti prosesi wisuda jenjang pascasarjana, sarjana dan diploma di Grand Asmat Hotel, Jayapura, Sabtu (12/9/2026).
Wisuda yang mengusung tema “Melampaui Batas, Menjadi Inspirasi: Lulusan UT Jayapura untuk Papua dan Dunia” tersebut diikuti para lulusan dari empat provinsi di Tanah Papua, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Dari jumlah tersebut, Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Nabire mengirimkan 59 peserta wisuda, yang berasal dari berbagai bidang keilmuan.
Ke-59 peserta tersebut terdiri atas 21 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 26 lulusan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), sembilan lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta tiga lulusan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).
Kehadiran puluhan lulusan dari SALUT Nabire menjadi bagian dari gambaran semakin luasnya akses pendidikan tinggi melalui Universitas Terbuka di wilayah Papua.
Dengan sistem pembelajaran yang memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa, UT menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat di daerah untuk tetap menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun lingkungan tempat tinggal.

Prosesi wisuda dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Bisnis Universitas Terbuka, Dr. Hendrian, S.E., M.Si., serta Direktur Universitas Terbuka Jayapura, Fajar Rahmadhani, S.Kom., M.M.
Momentum wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat.
Tema “Melampaui Batas, Menjadi Inspirasi” menjadi pesan penting agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Mereka diharapkan mampu membawa pengetahuan, kompetensi dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua dan Indonesia.
Bagi SALUT Nabire, keikutsertaan 59 wisudawan dalam momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia Papua yang memiliki kompetensi dan daya saing.
Para lulusan diharapkan mampu menjadi inspirasi di lingkungan masing-masing serta mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah. (ppn)
Bagikan artikel ini



