Bupati Puncak Sampaikan Nota Keuangan RPAPBD Tahun 2026
Bupati Kabupaten Puncak Elvis Tabuni, S.E.,M.M menyampaikan beberapa point antara lain, pendapatan proyeksi pendapatan daerah pada Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar 1,4 Triliun Rupiah.

JAYAPURA - Dalam penyampaian Nota Keuangan RPAPBD Tahun Anggaran 2026, pada penyelenggaran Rapat Paripurna Pertama Upacara Pembukaan Sidang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Kabupaten Puncak Tahun Anggaran 2026, yang bertempat di Hotel Horison Abepura Jayapura, Senin (14/09/26) Pukul 16.00 WIT. Bupati Kabupaten Puncak Elvis Tabuni, S.E.,M.M menyampaikan beberapa point antara lain, pendapatan proyeksi pendapatan daerah pada Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar 1,4 Triliun Rupiah, dengan rincian sebagai berikut :
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan dan irigasi, dan aset lainnya. anggaran pendapatan asli daerah diproyeksikan sebesar 11,3 Milyar Rupiah; yang diproyeksikan berasal dari pendapatan pajak dan retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
2. Pendapatan Transfer Anggaran Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar 1,3 Trilyun Rupiah; yang didapatkan dari alokasi transfer pemerintah pusat ke Pemda Puncak pada tahun 2026 ini.
3. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar 137 Milyar Rupiah.
Kemudian, Belanja Daerah, dimana belanja daerah dianggarkan pada Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar 1,6 Trilyun Rupiah, dengan rincian sebagai berikut :
1. Belanja Operasi, Belanja operasi diproyeksikan sebesar 1,2 Trilyun Rupiah. belanja operasi diperuntukkan untuk Belanja Pegawai, barang dan jasa, subsidi, hibah dan bantuan sosial.
2. Belanja Modal, Belanja Modal diproyeksikan sebesar 205 Milyar Rupiah, belanja modal diperuntukkan untuk belanja.
3. Belanja tidak terduga, dimana belanja tidak terduga diproyeksikan sebesar 30 Milyar Rupiah, belanja tidak terduga diperuntukkan untuk belanja darurat dan mendesak.
4. Belanja Transfer, Belanja Transfer diproyeksikan sebesar 188 Milyar Rupiah.
Selanjutnya, Pembiayaan, dimana pembiayaan daerah dimaksudkan untuk menutup defisit atau memanfaatkan surplus, dimana pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah. adapun proyeksi pembiayaan daerah dalam Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Puncak Tahun Anggaran 2026 adalah sebagai berikut ;
Penerimaan pembiayaan daerah, diproyeksikan sebesar 200 Milyar Rupiah; Pengeluaran Pembiayaan Daerah, diproyeksikan sebesar 1 Milyar Rupiah. sebagaimana struktur Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2026 yang telah disampaikan, Pemerintah menyadari bahwa, kebutuhan belanja daerah masih sangat besar, terutama untuk pemenuhan pelayanan dasar, pemulihan pasca bencana, pemulihan dan pengamanan fasilitas pemerintah, penanganan dampak sosial, serta menjaga kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah.
“Kami menyadari sepenuhnya, penyusunan APBD Perubahan tahun anggaran ini, tidak terlepas dari keterbatasan dan tantangan yang kita hadapi. oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan, masukan, koreksi dan sinergi dari DPRK Puncak, agar dokumen ini semakin sempurna dan benar-benar mampu menjawab kebutuhan, serta kondisi nyata yang dihadapi masyarakat kita,”paparnya.
Dirinya selaku Bupati juga mengingatkan, bahwa dalam pelaksanaan seluruh penyelenggaraan pemerintahan, harus tetap berpegang teguh dan berpedoman pada peraturan Perundang-undangan yang berlaku, agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran dapat dipertanggung jawabkan secara administratif, fiskal perundang-undangan dan hukum.Peraturan sangat dinamis, maka koordinasi dan konsultasi dengan stakeholder sesuai bidang tugas masing-masing perlu terus kita lakukan.
“Saya mengajak kita semua untuk bekerja sebaik-baiknya dalam posisi, porsi dan kapasitas kita masing-masing, dengan semangat kebersamaan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan memulihkan Kabupaten Puncak, agar dapat bangkit dan melanjutkan pembangunan. semoga Tuhan yang maha kuasa selalu menyertai dan menuntun kita semua dalam seluruh cita, karya dan pengabdian kita kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta, khususnya untuk seluruh masyarakat kita di Kabupaten Puncak,”pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



