NABIRE – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire mencatat jumlah Pencari Kerja (Pencaker) yang terdaftar resmi pada tahun 2025 sebanyak 234 orang. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi, komposisi pencari kerja pada tahun 2025 terdiri atas 82 perempuan dan 152 laki-laki. Dominasi kelompok perempuan menjadi perhatian tersendiri dalam peta tenaga kerja daerah saat ini.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselinus Rae, S.Pd., menyampaikan langsung kondisi terkini mengenai pendataan para pencari kerja di wilayahnya.

“Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nabire, Pencaker terdaftar terdiri dari laki-laki sebanyak 152 orang dan perempuan sebanyak 82 orang, sehingga jumlah total Pencaker terdaftar adalah 234 orang,” kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselinus Rae, S.Pd., saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2026).

Jika ditinjau dari latar belakang pendidikan, pencari kerja didominasi oleh lulusan Perguruan Tinggi jenjang Sarjana (S1/D. IV) sebanyak 152 orang. Lulusan SMA sederajat menempati urutan kedua dengan jumlah 75 orang.

Sementara itu, lulusan jenjang lainnya mencakup Sarjana Magister (S2) sebanyak 2 orang, Diploma 3 sebanyak 3 orang, serta jenjang Sekolah Dasar (SD) dan SMP sederajat masing-masing sebanyak 1 orang.

Penurunan angka Pencaker terdaftar di Nabire tergolong sangat drastis jika dibandingkan dengan tren empat tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, jumlah pencari kerja pada tahun 2021 tercatat 228 orang, lalu naik menjadi 618 orang pada 2022, melonjak hingga 1.771 orang pada 2023 dan mencapai puncaknya sebanyak 3.019 orang pada tahun 2024.

Pemerintah Kabupaten Nabire berharap penurunan angka ini menjadi cerminan makin terserapnya tenaga kerja lokal di berbagai sektor pembangunan, sekaligus memotivasi jajaran dinas terkait untuk terus meningkatkan pelayanan ketenagakerjaan bagi masyarakat. (sam)