NABIRE - Masih jelas dalam ingatan masyarakat Nabire akan musibah kebakaran yang terjadi di Kompleks Pasar Kalibobo pada Rabu, 31 Oktober 2012 pukul 18.30 sampai 21.00 WIT dengan membumihanguskan 29 rumah, menghilangkan rumah hunian bagi 67 Kepala Keluarga atau 217 jiwa. Dan kini perumahan yang luluh lantah dilanda si jago merah tersebut sedang dibangun kembali. Dan sebagai wujud perhatian dan kepedulian kepada warga yang terkena musibah kebakaran, Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarna Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Nabire mendirikan Posko Kemanusiaan Tanggap Darurat selama 5 hari dan dilanjutkan pada Tahap Pemulihan selama 7 hari.Setelah Posko ditutup secara fisik, BPD KKSS Kabupaten Nabire tetap melakukan koordinasi aktif kepada instansi terkait dan warga Sulawesi Selatan untuk penyediaan bantuan tambahan bahan dasar untuk nembangunan kembali rumah hunian tetap bagi korban kebakaran.Demikian diungkapkan Eks Koordinator Lapangan Posko Kemanusiaan KKSS Aswadi Hamid, Kamis (14/3) kepada Papuapos Nabire.“Inilah wujud kepedulian dari Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kabupaten Nabire yang dikukuhkan dan dilantik pada tanggal 14 Oktober 2012, dua pekan sebelum kebakaran terjadi, yang tentunya masih banyak kekurangan. Kami dari KKSS hanya membantu memfasilitasi agar semua dapat terarah dengan baik sehingga pada akhirnya menciptakan kebersarnaan baik sutra maupun duka kepada seluruh warga,” tutur Eks Koordinator Posko M. Sapri Syahruddin.Terang Aswadi, selama kurang lebih 3 bulan lamanya, pasca kebakaran kompleks Pasar Kalibobo, saat ini telah dibangun kembali rumah hunian bagi korban kebakaran yang dibangun secara bertahap yang diawali pengerjaannya sejak Desember 2012.Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan bantuan dari Isaias Douw Daeng Dassing (Bupati Nabire) dan sumbangan spontanitas dari warga masyarakat Nabire untuk pembeliaan kayu sebanyak 20 kubik dan juga dilakukan pembagian seng sejumlah 290 lembar yang diperoleh dari DPD KNPI Kabupaten Nabire 100 lembar, dari H. Syamsul Akmar 100 lembar, IMI Nabire 40 lembar dan PT. Hasjrat Abadi Nabire 50 lembar.Nampak Ketua Umum DPD KKSS Kabupaten Nabire H. Suwarno Majid bersama dengan Wakil Ketua yang juga Ketua HIKMAS Nabire Abdul Rahman, SE, Eks Koordinator Posko yang juga Wakil Ketua KKSS M. Sapri Syahruddin, Eks Korlap yang juas Wakil Sekretaris BPD KKSS Aswadi Hamid, Koordinator Biro Penggalangan Dana Achyar Dzulkarnaen, Anggota Biro Hubungan Kelembagaan dan Humas KKSS Daeng Lallo bersama dengan warga Kalibobo menyaksikan secara langsung pembanguan rumah hunian bagi warga korban kebakaran Kalibobo. Dalam keterangannya, Ketua BPD KKSS Kabupaten Nabire, H. Suwarno Majid, menyampaikan bahwa setiap musibah pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya.  Diantaranya adalah mengajarkan akan arti pentingnya kesabaran dan kepedulian antar sesama dan lebih utama adalah kebersamaan yang ditunjukkan dalam membantu warga yang terkena musibah kebakaran di Kompleks Pasar Kalibobo.“Inilah yang dapat kami perbuat secara maksimal untuk membantu meringankan beban penderitaan warga korban kebakaran Kalibobo, berbagi terhadap sesama manusia, sesuai dengan kemampuan dimiliki, yang tentunya masih banyak terdapat kekurangan di sana-sini. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh warga untuk mengedepankan persatuan dan ke.satuan baik dalam suka maupun duka," tutur H. Suwarno Majid.Melalui Papuapos Nabire ini, kami mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan, uluran tangan para dermawan yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan sumbangan spontanitasnya membantu meringankan beban bagi warga korban kebakaran di Kompleks Pasar Kalibobo. Semoga Alloh SWT Tuhan yang Maha Kuasa memberikan pahala yang berlipat ganda atas niat suci yang dilakukan untuk membantu sesama umat manusia,” pungkasnya. (iing elsa)